sponsor

sponsor

Slider

Kabar Ampenan

Kelurahan


Galeri

LOMBA PHBS



Tim Penilai Pusat sambangi Kelurahan Kebun Sari dalam Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat tingkat Nasional 



Pagi itu Kantor Lurah Kebon sari terlihat ramai dari biasanya, Terop, Kursi, dan lantunan lagu Gendang Beleq ikut memeriahkan acara pagi itu di Kantor Lurah, bahkan keramaian pun terlihat dari masyarakat seberang Kali di Kelurahan Dasan Agung yang ikut menonton dan menikmati suasana pagi itu.

Beberapa orang sebagai panitia dengan pakaian batik khas Lombok terlihat sibuk, sesekali mereka melihat jam, dan beberapa diantara sibuk menelpon. Selang beberapa menit kemudian terlihat beberapa tamu berdatangan, dimulai dari jajaran eselon 2 lingkup pemerintah kota, dan beberapa kepala dinas, termasuk Ibu Ketua Penggerak PKK Kota Mataram Hj. Suriyani Ahyar Abduh, tak lama berselang kemudian, nampak beberapa mobil dari Pemerintah Propinsi, dan beberapa orang perwakilan dari Pemerintah Pusat Turun memasuki Kantor Lurah, rupanya kehadiran mereka adalah dalam rangka Penilaian Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat tingkat Nasional, dimana Kelurahan Kebun Sari ditunjuk sebagai wakil Kelurahan dari Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Sebagaimana diketahui, Kelurahan Kebun Sari merupakan Kelurahan Pemekaran dari Kelurahan Pejeruk, dan baru terbentuk sejak tahun 2007, sementara itu Lurah Kebun Sari, M. Faisal, SIP. Juga tergolong Lurah Muda yang baru menjabat sejak 2013 lalu. Namun hal itu nampaknya tidak membuat Lurah ini ciut nyali menghadapi Lomba PHBS yang telah dilaluinya yang dimulai dari tingkat Kecamatan Ampenan. Berbagai upaya dilakukan oleh Lurah, mulai dari pembentukan satgas kebersihan, pennyediaan sarana dan prasrana dan operasional kebersihan kelurahan, sampai dengan kegiatan penyadaran perilaku hidup bersih kepada masyarakat. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan predikat juara pada lomba PHBS tingkat nasional ini, ujarnya.

Kebun Sari "berbenah"

Kantor Lurah Kebun Sari

Pagi itu tampak sejuk sinar matahari agak condong menyinari ruang pelayanan, tampak beberapa warga terlihat memasuki ruangan dan langsung menuju meja pelayanan, sementara salah seorang petugas kelurahan terlihat sibuk melayani warga yang sedang mengurus surat keterangan. "silahkan ditunggu ya bu... saya buatkan dulu suratnya" ucap petugas pelayanan tersebut, sambil menunjuk kursi tunggu pelayanan, di salah satu ruangan Kantor Lurah Kebun Sari.

salah seorang warga kelurahan Kebun Sari yang sedang mengurus pelayanan administrasi di Kantor Lurah

Kelurahan Kebun Sari, adalah salah satu dari 10 kelurahan di Kecamatan Ampenan, yang merupakan pemekaran dari Kelurahan Pejeruk pada tahun 2007 lalu. sebagai kelurahan baru, tentunya banyak hal yang perlu di benahi dan dipersiapkan, termasuk bagaimana meningkatkan potensi sumber daya dan sosial kemasyarakatan yang ada di kelurahan ini.

 

pertemuan warga bersama TP PKK Kelurahan
Dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat, Kelurahan Kebun Sari telah berani memposisikan dirinya sebagai kelurahan percontohan pada tingkat Kecamatan dan Kota Mataram, bahkan dalam rangka mendukung peningkatan pelayanan tersebut pun kelurahan ini langsung mendapat perhatian, dan pembinaan dari ombudsman perwakilan NTB, Lurah Kebun Sari, Muhammad Faisal, mengatakan bahwa dirinya beserta jajarannya akan berusaha untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, salah satunya adalah dengan tidak membebani biaya perngurusan administasi pada masyarakat. bahkan kelurahan ini pun menuliskan dalam maklumat pelayanan secara bahwa Pemerintah Kelurahan Kebun Sari tidak memungut biaya dalam pengurusan administrasi di kelurahan. "pokoknya gratis" ujarnya.

Kebun Sari, kelurahan baru dengan sejumlah predikat juara
Sementara, dalam rangka peningkatan pemberdayaan masyarakat, Kelurahan Kebun Sari pun tergolong berhasil dalam mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungannya, alhasil kelurahan ini bisa meraih juara I Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat tingkat Propinsi tahun 2014, dan juara I Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat tingkat Kota Mataram di tahun yang sama, Tentunya ini merupakan predikat luar biasa yang pernah di raih "ya... kami berharap masyarakat dapat mempertahankan predikat ini" ungkap Lurah Kebun Sari.

operasional kebersihan kelurahan

Kelurahan Kebun Sari memang terlihat serius dalam mempertahankan predikat Juara PHBS tersebut, ini terbukti dari semangatnya untuk mengoptimalkan pokja LISAN dan pembentukan satgas KMPS (Komunitas Masyarakat Peduli Sungai), bahkan keberadaan komunitas ini pun di dukung dengan penyediaan Sarana dan Prasarana yang cukup mendukung, seperti gerobak sampah dan motor sampah. M. Faisal juga mengungkapkan bahwa dirinya berserta jajaran staf dan masyarakat Kelurahan Kebun Sari juga sedang mempersiapkan diri dalam Lomba Kelurahan mulai dari tingkat Kecamatan, hingga Nasional, rupanya Kelurahan ini ingin menyusul Kelurahan Pejeruk yang semula telah lolos penilaian sampai tingkat nasional, namun sayangnya Kelurahan Pejeruk hanya mendapat posisi 4 besar dari seluruh kelurahan/desa se Indonesia.

KMPS Jangkuk Kebon Sari
Kelompok Masyarakat Peduli Sungai Kelurahan Kebon Sari, awalnya merupakan kelompok kecil anak muda yang ada di wilayah tersebut, berangkat dari keinginan untuk menciptakan suasana sejuk dan indah di sepanjang kali jangkuk yang melintasi wilayahnya inilah, kemudian mereka membuat komunitas ini, Fathul Arifin, Ketua KMPS Kebun Sari, menceritakan tentang pengalamannya saat mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan kali, memasang himbauan di sepanjang kali, sampai aksinya ketika membersihkan sampah yang ada di kali jangkuk bersama rekan-rekannya. 

aksi KMPS Kelurahan Kebun Sari

Lebih lanjut, “Oting”, sapaan akrab Ketua KMPS ini mengaku pada awalnya mereka malu-malu, karena dianggap jogang (gila) oleh masyarakat sekitar saat membersihkan kali jangkuk, maklum mengingat kali jangkuk di wilayah ampenan merupakan muara sungai, yang berarti akan banyak menanggung kiriman sampah dari hulu sungai, namun perlahan masyarakat mulai sadar tentang pentingnya menjaga kebersihan kali. “mudah-mudahan pak.. kalo kali ini bersih, kan bisa kita jadikan wisata alternatif berdayung sampan di sepanjang kali jangkuk” harapnya.

KELURAHAN KEBON SARI




KELURAHAN KEBON SARI merupakan salah satu dari 10 Kelurahan di Kecamatan Ampenan, dengan batas batas sebagai berikut:

Sebelah Utara : Kelurahan Ampenan Utara
Sebelah Selatan : Kecamatan Selaparang
Sebelah Timur : Kelurahan Pejarakan Karya
Sebelah Barat : Selat Kelurahan Pejeruk

Luas Wilayah Kelurahan Kebon Sari adalah sekitar + 57,520 Ha. Dari luas Wilayah Kelurahan tersebut, penggunaan lahan terbagi menjadi 47,86 Ha Wilayah Pemukiman, 2,89 Ha Wliayah Pertokoan, 3,89 Ha diperuntukan sebagai Fasilitas Umum dan Jalan, dan lain-lain mencapai 2,88 Ha wilayah yang terdiri dari sekian persen pemukiman, sekian persen pertanian dan pekarangan, sekian persen fasilitas umum lainnya.

Jumlah penduduk Kelurahan Kebon Sari adalah sebanyak 8.785 jiwa yang terdiri dari 4.442 jiwa laki-laki dan 4.343 jiwa perempuan, dengan jumlah KK sebesar 2,105 orang, dan terbagi kedalam 31 Rukun Tetangga, dan 5 Lingkungan


Tingkat pendidikan masyarkat di Kelurahan Kebon Sari cukup baik jika dilihat dari jumlah penduduk bedasarkan tingkat pendidikannya, dimana rasio masyarakat Kelurahan Kebon Sari yang berusia sekolah, dengan jumlah masyarakat berdasarkan tingkat pendidikannya pada tiap jenjang pendidikan membuktikan bahwa tingkat pendikan masyarakat kelurahan Kebon Sari cukup tinggi, untuk lebih jelasnya dapat dilihat table berikut:



Tingkat Pendidikan Masyarakat Kebon Sari sebagaimana table diatas, tentunya juga mempengaruhi Jenis Pekerjaan Masyakat di Wilayah tersebut dimana dari jumlah penduduk Kebon Sari Usia Kerja (19 s.d 60 tahun) jenis pekerjaan masyarakat kelurahan Kebon Sari dapat dilihat dalam table berikut



Mayoritas masyarakat kelurahan Kebon Sari beragama Islam, terdapat sebanyak 99,89 % masyarakat bergama Islam, 0,08 %, beragama Kristen, Hindu 0,03 %, dan Budha 0 % Masyarakat Kelurahan Kebon Sari termasuk dalam kelompok masyarakat yang homogen, berbagai suku dan agama hadir dan hidup dengan rukun di wilayah ini, termasuk keberadaan sarana dan Prasarana Peribadatan, lebih jelasnya dapat dilihat table berikut:

PROFIL LINGKUNGAN SE KELURAHAN KEBON SARI

DAFTAR NAMA LINGKUNGAN
KELURAHAN PEJARAKAN KARYA


1. Lingkungan KEBON BAWAQ NURUL YAQIN
Nama Kepala Lingkungan : LALU HIRJAN
Jumlah Penduduk Lingkungan : 669 Jiwa
Jumlah Rukun Tetangga : 6 RT

2. Lingkungan KEBON BAWAQ BARU
Nama Kepala Lingkungan : JAMALUDIN
Jumlah Penduduk Lingkungan : 1.567 Jiwa
Jumlah Rukun Tetangga : 6 RT

3. Lingkungan KEBON BAWAQ TIMUR
Nama Kepala Lingkungan : MUSLEH, ST
Jumlah Penduduk Lingkungan : 1.029 Jiwa
Jumlah Rukun Tetangga : 6 RT

4. Lingkungan KEBON BAWAQ TENGAH
Nama Kepala Lingkungan : H. ISROFIL, SH., M.HUM
Jumlah Penduduk Lingkungan : 759 Jiwa
Jumlah Rukun Tetangga : 4 RT

5. Lingkungan DASAN SARI
Nama Kepala Lingkungan : SAHARUDIN
Jumlah Penduduk Lingkungan : 1013 Jiwa
Jumlah Rukun Tetangga : 9 RT

STRUKTUR ORGANISASI KELURAHAN KEBON SARI




Aparat Kelurahan
Lurah  : MUHAMMAD FAESAL
Sekretaris Lurah  : ARIFN, S.SOS
Kepala Seksi Pemerintahan  : YUDHI ARIADI, S.Adm
Kepala Seksi Sosial dan Pemberdayaan Masy. : B. ZUHRIYAH YULIANTI
Kepala Seksi Fisik Sarpras  : AGUS JAYA
Kasi Perekonomian  : HAJAH KURNIATI, SP
Staff    : -